Latest In

Showing posts sorted by relevance for query cari-tahu-perbedaan-bios-dan-uefi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query cari-tahu-perbedaan-bios-dan-uefi. Sort by date Show all posts

Gadgetandcomputernews : Cari Tahu Perbedaan Bios Dan Uefi

Cari Tahu Perbedaan BIOS dan UEFI - Sebelumnya kita sudah membahas apa itu BIOS dan juga UEFI, BIOS ialah perangkat lunak atau program yang menghubungkan sistem operasi dengan perangkat keras yang ada di komputer kita. Secara umum Bios dan UEFI itu sama, adalah sama – sama sebuah firmware dan program yang memperlihatkan aba-aba pada perangkat keras ketika pertama kali komputer dihidupkan hanya saja UEFI mempunyai kemampuan komunikasi dengan perangkat keras yang lebih baik dibandingkan dengan BIOS .                      Sebelumnya kita sudah membahas apa itu BIOS dan juga UEFI Gadgetandcomputernews : Cari Tahu Perbedaan BIOS dan UEFI
Berikut beberapa perbedaan antara Bios dan UEFI :
1.  UEFI lebih user friendly dibandingkan Bios artinya UEFI memiliki tampilan visual yang lebih nyaman untuk dilihat dan lebih gampang digunakan.
2.    UEFI memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan BIOS
3. BIOS hanya mendukung kapasitas penyimpanan maksimal 2,2 TB  sedangkan UEFI lebih dari itu.
4. Network booting pada UEFI memiliki spesifikasi Ipv6 dan UEFI juga  mampu mengintegrasi kemampuan remote jarak jauh.
5. Pada UEFI banyak aplikasi yang mampu diakses sebelum booting (pre-booting) mirip sistem diagnosis, memory test, live update dan lain-lain.
6. UEFI dapat menjalankan BIOS tapi hanya pada kurun transisi penggnatian dari BIOS ke UEFI.
7. UEFI memungkinkan penggunaan touchpad, mouse, dan touchscreen pada dikala kita berada pada sajian UEFI sedangkan BIOS hanya mampu memakai keyboard.
8. UEFI mundukung penuh tipe partisi GPT (Guide Partition Tool) yang memakai arsitektur 64 bit sehingga dapat mendukung penyimpanan hardisk hingga 9,4 ZB (Zetta Byte) yang sangat berkhasiat saat kita ingin menginstal Windows 10 yang support terhadap partisi GPT, sedangkan Bios hanya mendukung tipe partisi MBR (Master Boot Record) yang hanya bisa membaca penyimpanan hardisk hingga 2,2 TB (Tera Byte).
Itulah sedikit pembahasan mengenai perbedaan BIOS dengan UEFI, mohon maaf jika ada kesalahan atau kekurangan pada pembahasan bahan diatas. Silahkan tinggalkan komentar anda pada form komentar sebab saya akan sangat bahagia menerima kritik dan saran dari anda tapi jangan spam dan link aktif ya...
Terima Kasih sebab sudah berkunjung dan agar bermanfaat...

Gadgetandcomputernews : Kenal Bios Lebih Dalam Yuk

Kenal Bios lebih dalam yuk - Bios merupakan salah satu kompunen atau program vital yang wajib ada pada sebuah komputer ataupun laptop. Banyak orang yang hanya menggunakan BIOS untuk mengatur darimana booting awal komputer yang dibutuhkan sebelum melakukan proses instal ulang.
Padahal Bios mempunyai tugas yang lebih penting daripada itu, alasannya tanpa adanya Bios komputer takkan bisa dipakai . pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai apa bios itu sebetulnya ?.
Bios merupakan salah satu kompunen atau program vital yang wajib ada pada sebuah komputer  Gadgetandcomputernews : Kenal Bios lebih dalam yuk
Sumber : en.wikipedia.org
Pengertian, fungsi, cara kanal, konfigurasi dan cara kerja BIOS

Apa itu BIOS ?.
Basic Input Output System atau BIOS merupakan salah satu firmware yang mengatur fungsi dasar dan membantu proses load PC ke OS ( Operating System mirip Windows). Bios tertanam pada CMOS komputer yang terletak di bab tertentu mainboard yang salah satu fungsinya yakni untuk menyimpan konfigurasi waktu komputer sehabis komputer dimatikan. Jadi dikala kita menghidupkan komputer, kita tidak perlu mengatur konfigurasi waktu komputer lagi. Kesimpulannya Bios mempunyai peran untuk mengatur ajaran data antara sistem operasi dengan perangkat keras komputer.
Fungsi Utama Bios ?
Bios berfungsi memperlihatkan perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi keadaan perangkat keras komputer (seperti mouse dan keyboard) yang disebut dengan POST (Power On Self Test) pada dikala komputer baru dihidupkan sebelum hasilnya ke sistem operasi. 
Baca Juga : Cari Tahu Perbedaan BIOS dan UEFI yuk !
Cara mengakses BIOS
Setiap komputer dan laptop memiliki tombol untuk mengakses Bios yang berbeda, namun pada kebanyakan komputer tombol delete, Esc, F1 dan F2 yang digunakan untuk mengakses Bios. Cara mengakses Bios ialah tekan Delete atau F2 secara berulang – ulang ketika komputer baru dihidupkan sampai sajian Bios muncul di monitor komputer.
Cara mengatur konfigurasi Bios : 
Sebenarnya mengatur konfigurasi Bios itu sangat gampang kalau kita tahu caranya, bila kita tidak tahu ya tetap aja sulit. Saat hidangan Bios sudah muncul di monitor komputer, anda bisa memakai tombol Page Up dan Page Down untuk melakukan konfigurasi pengaturan yang ada di windows. Beberapa hal yang bisa dikonfigurasi pada hidangan Bios :
1.   System Time/Date -> mengatur konfigurasi tanggal dan waktu pada komputer.
2.   Boot Sequence -> Mengatur konfigurasi urutan booting komputer.
3.   Plug and Play -> Mendeteksi perangkat keras/device yang terhubung dengan komputer.
4.   Mouse/Keyboard -> Ini berkhasiat untuk mengaktifkan keyboard, mouse dan lain – lain.
5.  Drive Configuration -> Mengatur konfigurasi hardisk, floppy drive, dan CD-ROM.
6.   Power Management -> Memberi pilhan pada anda kalau ingin menggunakan administrasi daya dan juga untuk konfigurasi waktu ketika stanby dan suspend.
7.   Security -> Ini merupakan hidangan yang memiliki kegunaan untuk mengkonfigurasi password untuk mengakses komputer tapi ini jarang dilakukan orang alasannya adalah bila kita lupa passwordnya maka akan sulit untuk memperbaikinya.
8.   Memory -> Mengatur Bios untuk mengisi memori tertentu pada komputer.
9.   Exit -> Untuk keluar dari menu bios, anda bisa menyimpan konfigurasi bios yang anda lakukan tadi dengan menekan tombol F10 atau mengembalikannya ke pengaturan awal Bios dengan menekan tombol Esc.

Cara Bios bekerja ?.
Diatas sudah saya sebutkan bahwa bios melaksanakan proses inisialisasi perangkat keras komputer yang berisi bagaimana keadaan hardisk, berapa memory yang sudah terinstall dan lain – lain. Kemudian kalau semua keadaan perangkat keras komputer dalam keadaan siap dioperasikan baru akibatnya Bios akan melaksanakan proses booting sesuai dengan urutan konfigurasi booting yag sudah kita lakukan tadi. 
Baca Juga : Ini Cara Kalau Pengen Tahu Versi BIOS kamu
Itulah sedikit pembahasan mengenai Bios, aku mohon maaf jika ada kesalahan atau kekurangan pada bahan diatas. Bagi anda yang ingin memberi komentar, silahkan isi di form komentar karena saya sangat senang mendapatkan kritik dan saran dari anda . 
Terima Kasih